Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Antar Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.55081/jumper.v4i2.1786Keywords:
Bahasa Indonesia, Komunikasi, Guru dan Siswa, Pembelajaran OlahragaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi antar guru dan siswa dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Karena sejatinya manusia adalah makhluk sosial dan hidup berkelompok dalam kehidupan sehari-hari, itu semua tidak luput dari interaksi atau komunikasi. Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan dari komunikator kepada komunikator atau kepada khalayak, dalam bentuk simbolik atau dalam bentuk simbolik, dengan harapan dapat menyampaikan atau memahami pesan tersebut kepada pelajar (siswa) di lingkungan sekolah. Tujuan komunikasi menggunakan Bahasa Indonesia dalam komunikasi antara guru dan siswa agar mereka saling belajar dan mengajar berbahasa Indonesia dan menerapkan Bahasa Indonesia kepada siswa siswa yang akan memimpin bangs akita, anak anak mud akita harus bisa dan lancar menggunakan Bahasa Indonesia. Maka dari itu kita menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia bukan di pelajaran Bahasa Indonesia saja tetapi di pelajaran lain. Seperti yang kita lakukan, kita melakukan penelitian penggunaan Bahasa Indonesia antara guru dan siswa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.